Minggu, 30 September 2012

PENGGOLONGAN AKUN by: anggraeni damayanti




PENGGOLONGAN AKUN

 

 

A.     ARTI DAN PENGGOLONGAN AKUN

1.         Pengertian Akun

Akun adalah daftar/tempat yang digunakan untuk mencatat dan menggolongkan tiap-tiap transaksi yang mengakibatkan perubahan-perubahan pada harta, utang, modal, pendapatan, dan beban.

2.         Penggolongan Akun

a.      Harta (Assets)

Harta adalah semua milik (kekayaan) perusahaan baik yang berwujud maupun yang tak berwujud yang dapat dinilai dengan uang.

1)        Harta Lancar (Current Assets)  adalah Uang tunai/ harta lain  yang di harapkan dapat dicairkan menjadi uang tunai dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Yang termasuk dalam golongan ini :

v Kas

v Efek (Surat berharga) adalah berupa saham dan obligasi.

v Piutang adalah tagihan kepada pihak lain tanpa disertai perjanjian tertulis dalam jangka waktu kurang dari satu tahun.

v Wesel Tagih adalah tagihan kepada pihak lain dengan disertai perjanjian tertulis dalam jangka waktu kurang dari satu tahun.

v Pelengkapan adalah barang yang digunakan perusahaan yang habis terpakai dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. contoh : alat tulis, kertas, perangko, dan sebagainya.

v Beban dibayar di muka

v Pendapatan yang akan diterima

v Persediaan adalah barang dagangan yang belum terjual

2)        Investasi jangka panjang

Ø  Investasi dalam bentuk saham

Ø  Investasi dalam bentuk obligasi

Ø  Investasi dalam bentuk dana-dana

3)        Harta Tetap (Fixed Assets) adalah Harta yang digunakan perusahaan yang mempunyai umur ekonomi lebih dari satu tahun.

4)        Harta Tak Berwujud (Intengible Assets) adalah Harta mempunyai hak-hak istimewa dari pemerintah.

5)        Harta Lain-Lain (Other Assets) adalah Harta yang tidak dapat dimasukkan ke harta-harta lain. Misalnya mesin yang tidak terpakai, tanah yang tidak jadi tempat usaha, dan lain-lain.

 

 

b.        Utang (Liability)

Utang yaitu suatu kewajiban yang harus di bayar kepada pihak lain dalam jangka waktu tertentu.

1)      Utang lancar (Current liabitily) adalah suatu kewajiban yang harus dibayar kepada pihak lain dalam jangka waktu kurang dari 1 tahun.

*     Utang usaha adalah UJP yang tidak disertai perjanjian tertulis, misal : transaksi pembalian dengan kredit.

*     Wesel bayar adalah UJP yang disertai perjanjian tertulis.

*     Beban yang masih harus dibayar, misal : upah yang masih harus dibayar, bunga yang masih harus dibayar.

*     Pendapatan diterima dimuka, misal : bunga diterima dimuka, sewa diterima dimuka.

2)      Utang jangka panjang adalah suatu kewajiban yang harus dibayar kepada pihak lain dalam jangka waktu lebih dari 1 tahun.

ü  Pinjaman obligasi adalah utang perusahaan kepada pemegang obligasi (surat bukti utang perusahaan) yang pelunasannya lebih dari 1 tahun.

ü  Pinjaman hipotek adalah UJP yang disertai dengan jaminan harta tetap.

 


 

c.         Modal (Equity)

Modal yaitu kekayaan yang dimiliki pemilik perusahaan/ hak milik atas kekayaan perusahaan.

 

d.        Pendapatan (Income/Revenue)

Pendapatan yaitu penambahan kotor dalam modal yang berasal dari kegiatan usaha atau hasil yang diperoleh dari kegiatan perusahaan.

1)        Pendapatan Operasional adalah pendapatan yang diperoleh dari usaha pokok, misal : pendapatan service, pendapatan, jasa salon, sewa film.

2)        Pendapatan Non-Operasional adalah pendapatan yang diperoleh diluar usaha pokok, misal : pendapan komisi, pendapatan bunga, laba dari penjualan aktiva.

 

e.         Beban (Expense)

Beban yaitu pengorbanan yang dikeluarkan untuk mendapatkan hasil dari usaha pokoknya.

1)        Beban operasional, misal : beban gaji, beban listrik, beban asuransi, beban iklan, beban sewa, dll.

2)        Beban Non-operasional, misal : beban bunga, rugi dari penjualan aktiva.

 

KODE AKUN

Macam-macam Kode Akum :

a.         Kode Numeral

Nomor Kode
Nama Akun
101
Kas
102
Bank
201
Utang Usaha
202
Wesel Bayar
300
Modal
301
Prive

 

b.        Kode Kelompok

Posisi Angka
Kelompok Akun
Angka Pertama
Kelompok Akun
Angka Kedua
Golongan Akun
Angka Ketiga
Jenis Akun

 

Misal : Rugi atas penjualan aktiva

521 adalah    5 : Kelompok Akun Beban

                        2 : Golongan Akun BNO

                        1 : Jenis Akun Rugi atas penjualan aktiva

c.         Kode Blok

Kelompok
Blok
Harta Lancar
100-149
Harta Tetap
150-199
Utang Lancar
200-249
Utang Jangka Panjang
250-299
Modal
300-399
Pendapatan Operasional
400-449
Pendapatan Non-Operasional
450-499
Beban Operasional
500-549
Beban Non-Operasional
550-599

 

Misal :  -Kas (masuk dalam HL), kodenya adalah 101

            -Wesel Bayar (masuk dalam UL), kodenya adalah 201

            -Utang Hipotek (msuk dlm UJP), kodenya adalah 251

            -Prive (masuk dalam M), kodenya adalah 301


 

d.        Kode Mnemonik

Nama Akun
Kode Akun
Harta
H
Harta Lancar
HL
Utang
U
Utang Lancar
UL
Utang Jangka Panjang
UJP
Modal
M
Pendapatan
P
Pendapatan Operasional
PO
Beban
B
Kas
K

 

 

e.         Kode Kombinasi Huruf dan Angka

Nama Akun
Kode Akun
Harta
H
Harta Lancar
HL
Kas
HL 01
Piutang
HL 02
Perlengkapan
HL 03
Utang
U
Utang Lancar
UL
Utang Usaha
UL 01
Utang Wesel
UL 02
Utang Gaji
UL 03
Utang Hipotek
UJP 01
Prive
M

KEGIATAN PERUSAHAAN

Perusahaan adalah suatu kegitan yang diselenggarakan dengan menggunakan peralatan secara teratur yang bertujuan mencari keuntungan.

Macam-mascam Perusahaan :

1)        Perusahaan Perseorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh seorang saja yang mempunyai tanggungjawab penuh.

2)        Persekutuan Firma adalah sebuah perusahaan yang modalnya dimiliki oleh dua orang atau lebih yang bersama-sama menjalankan perusahaan itu di bawah satu nama perusahaan.

3)        Persekutuan Komanditer adalah suatu perusahaan yang modalnya dimiliki oleh dua orang atau lebih yang sekutu-sekutunya terdiri dari sekutu diam dan sekutu usaha.

4)        Perseroan Terbatas adalah suatu persekutuan untuk menjalankan perusahaan yang modalnya terbagi atas saham-saham.

 

TRANSAKSI KEUANGAN

1)        Transaksi Intern (kejadian) adalah transaksi  yang hanya terjadi di lingkungan perusahaan tanpa melibatkan pihak luar. Misal : pemakaian peralatan, penyusutan aktiva tetap, penghapusan piutang, pengalokasian biaya.

2)        Transaksi Ekstern (transaksi) adalah transaksi keuangan yang terjadi karena aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan perusahaan. Misal : pembelian, penjualan, penerimaan uang, dan pembayaran uang.

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar