Laman
Selasa, 07 Januari 2014
Selasa, 21 Mei 2013
Contoh Latar Belakang
latar belakang.
Perkembangan dunia komputer telah mencapai perkembangaan yang sangat mengagumkan. Hampir semua bidang pekerjaan di dunia telah dikendalikan oleh komputer. Pekerjaan-pekerjaan yang dahulu membutuhkan banyak tenaga manusia, sekarang telah tergantikan oleh mesin, yang kesemuanya itu dikendalikan oleh komputer. Semua yang ingin diketahui oleh manusia, semua ada di dalam komputer.
Sama seperti bidang yang lain, komputer juga amat erat kaitannya dengan dunia pendidikan. Bahkan komputer telah menjadi mata pelajaran wajib di sekolah-sekolah. Banyak pekerjaan di dunia pendidikan yang dapat dibantu pekerjaannya oleh komputer. Mengetik, berhitung, mencari materi pelajaran dari internet, dan pekerjaan lainnya, telah menjadi menu rutin komputer di sekolah-sekolah.
Dalam bidang pengajaran, komputer memungkinkan untuk terselenggaranya proses belajar mengajar jarak jauh, atau pembelajaran tanpa tatap muka. Namun demikian masalah yang timbul tidak semudah yang
dibayangkan. Pengajar dalam hal ini, guru yang menguasai materi pelajaran, sebagian besar tidak mampu menghadirkan bentuk pembelajaran dalam komputer, sedangkan ahli komputer yang mampu merealisasikan segala hal dalam komputer biasanya tidak menguasai materi pelajaran (Ouda Teda Ena. 2001:2). Untuk mengatasi hal tersebut, tentunya dibutuhkan suatu kerja sama yang baik antara pengajar dengan ahli komputer. Ahli komputer bertugas membuat suatu program yang mudah digunakan, dengan perangkat lunak
tertentu, yang akan memudahkan pengajar merealisasikan ide-idenya sesuai dengan materi pelajaran yang dikuasainya ke dalam komputer. Khairul Basar (2004:1) mengatakan bahwa jika ditanyakan kepada siswa sekolah menengah di Indonesia tentang pelajaran apa yang dianggap paling sulit, umumnya sebagian besar menjawab fisika. Hal ini dikarenakan selain materi dalam mata pelajaran tersebut sulit dipahami, terkadang juga penyampaian materi oleh guru kurang menarik perhatian siswa. Padahal pelajaran ini merupakan pelajaran yang harus dipahami bukan hanya dihapalkan. Khairul Basar mengatakan bahwa pengajar fisika di sekolah lebih sering membahas teori dari buku pegangan yang digunakan, kemudian
memberikan rumus-rumusnya lalu memberikan contoh soal. Akibatnya ilmu
fisika terreduksi menjadi bacaan dan siswa hanya dapat membayangkan. Jika
fenomena fisis yang sedang dibahas telah pernah dialami oleh siswa mungkin
siswa akan dapat merekonstruksinya kembali menjadi pemahaman yang lebih
baik (2004:2).
Sudah menjadi pendapat umum bahwa fisika merupakan salah satu
pelajaran yang kurang diminati (Afrizal Mayub, 2005:2). Salah satu
penyebabnya adalah fisika banyak mempunyai konsep yang bersifat abstrak
sehingga sukar membayangkannya. Oleh sebab itu, banyak siswa yang
langsung saja bekerja dengan rumus-rumus fisika, tanpa mencoba berusaha
untuk mempelajari latar belakang falsafah yang mendasarinya.
Bila saja konsep-konsep yang bersifat abstrak itu dapat dibuat menjadi
nyata sehingga mudah ditangkap oleh pancaindra, maka masalahnya akan
sangat berbeda. Dalam usaha ke arah itu, maka mata pelajaran fisika
didampingi dengan praktikum fisika, namun tidak semua masalah fisika dapat
disimulasikan di laboratorium, lebih lagi penggunaan laboratorium terbatas
hanya di sekolah
Sama seperti bidang yang lain, komputer juga amat erat kaitannya dengan dunia pendidikan. Bahkan komputer telah menjadi mata pelajaran wajib di sekolah-sekolah. Banyak pekerjaan di dunia pendidikan yang dapat dibantu pekerjaannya oleh komputer. Mengetik, berhitung, mencari materi pelajaran dari internet, dan pekerjaan lainnya, telah menjadi menu rutin komputer di sekolah-sekolah.
Dalam bidang pengajaran, komputer memungkinkan untuk terselenggaranya proses belajar mengajar jarak jauh, atau pembelajaran tanpa tatap muka. Namun demikian masalah yang timbul tidak semudah yang
dibayangkan. Pengajar dalam hal ini, guru yang menguasai materi pelajaran, sebagian besar tidak mampu menghadirkan bentuk pembelajaran dalam komputer, sedangkan ahli komputer yang mampu merealisasikan segala hal dalam komputer biasanya tidak menguasai materi pelajaran (Ouda Teda Ena. 2001:2). Untuk mengatasi hal tersebut, tentunya dibutuhkan suatu kerja sama yang baik antara pengajar dengan ahli komputer. Ahli komputer bertugas membuat suatu program yang mudah digunakan, dengan perangkat lunak
tertentu, yang akan memudahkan pengajar merealisasikan ide-idenya sesuai dengan materi pelajaran yang dikuasainya ke dalam komputer. Khairul Basar (2004:1) mengatakan bahwa jika ditanyakan kepada siswa sekolah menengah di Indonesia tentang pelajaran apa yang dianggap paling sulit, umumnya sebagian besar menjawab fisika. Hal ini dikarenakan selain materi dalam mata pelajaran tersebut sulit dipahami, terkadang juga penyampaian materi oleh guru kurang menarik perhatian siswa. Padahal pelajaran ini merupakan pelajaran yang harus dipahami bukan hanya dihapalkan. Khairul Basar mengatakan bahwa pengajar fisika di sekolah lebih sering membahas teori dari buku pegangan yang digunakan, kemudian
memberikan rumus-rumusnya lalu memberikan contoh soal. Akibatnya ilmu
fisika terreduksi menjadi bacaan dan siswa hanya dapat membayangkan. Jika
fenomena fisis yang sedang dibahas telah pernah dialami oleh siswa mungkin
siswa akan dapat merekonstruksinya kembali menjadi pemahaman yang lebih
baik (2004:2).
Sudah menjadi pendapat umum bahwa fisika merupakan salah satu
pelajaran yang kurang diminati (Afrizal Mayub, 2005:2). Salah satu
penyebabnya adalah fisika banyak mempunyai konsep yang bersifat abstrak
sehingga sukar membayangkannya. Oleh sebab itu, banyak siswa yang
langsung saja bekerja dengan rumus-rumus fisika, tanpa mencoba berusaha
untuk mempelajari latar belakang falsafah yang mendasarinya.
Bila saja konsep-konsep yang bersifat abstrak itu dapat dibuat menjadi
nyata sehingga mudah ditangkap oleh pancaindra, maka masalahnya akan
sangat berbeda. Dalam usaha ke arah itu, maka mata pelajaran fisika
didampingi dengan praktikum fisika, namun tidak semua masalah fisika dapat
disimulasikan di laboratorium, lebih lagi penggunaan laboratorium terbatas
hanya di sekolah
Fisika merupakan suatu ilmu yang empiris. Pernyataan-pernyataan
fisika harus didukung oleh hasil-hasil eksperimen. Hasil eksperimen juga
digunakan untuk eksplorasi informasi-informasi yang diperlukan untuk
membentuk teori lebih lanjut (Sutrisno, 1993 dalam Mayub, 2005). Teori dan
eksperimen dalam fisika merupakan lingkaran yang tak berkesudahan. Pada
dasarnya fisika merupakan abstraksi terhadap berbagai sifat alam dalam wujud
konsep-konsep yang merupakan hamparan realitas. Kekhususan fisika
dibanding dengan ilmu lainnya adalah sifatnya yang kuantitatif, yaitu
penggunaan konsep-konsep dan hubungan antara konsep yang banyak
menggunakan perhitungan matematis.
Ketiga sifat ini, yaitu abstraksi, empiris dan matematis membuat
komputer banyak berperan dalam fisika untuk berbagai keperluan, karena
tidak semua konsep fisika dapat dieksperimenkan di laboratorium. Disamping
itu ada konsep fisika yang kurang efisien bila dilakukan analisis. Komputer
dapat membuat konsep-konsep yang abstrak menjadi konkret dengan
visualisasi statis maupun dengan visualisasi dinamis (animasi). Selain itu,
komputer dapat membuat suatu konsep lebih menarik sehingga menambah
motivasi untuk mempelajari dan memahaminya.
Kekuatan komputer sebagai sarana pengembangan fisika adalah
dimungkinkannya dibuat sistem multimedia yang interaktif, sehingga
pengguna dapat bersifat aktif. Pengguna aktif di sini diartikan adanya
mekanisme yang memungkinkan pengguna memegang inisiatif dalam
mempelajari fisika, bukan sekedar reaktif terhadap prompt yang diberikan
oleh komputer (Sutrisno, 1993 dalam Mayub, 2005). Komputer juga
memungkinkan adanya individualisasi dalam belajar fisika sehingga materi
ajar dan latihan dapat disusun sesuai dengan model perkembangan pengguna.
Dalam fisika ada dua gejala yang dapat divisualisasikan, yaitu (1) yang
berkaitan dengan gerak seperti mekanika, gelombang, gerak elektron dan
sebagainya; (2) yang tidak berkaitan dengan gerak seperti garis gaya listrik,
pola interferensi, difraksi, dan lain sebagainya.
Visualisasi yang berkaitan dengan gerak disebut animasi, sedangkan
yang tidak bergerak dinamakan visualisasi. Mengingat fisika merupakan
konsep-konsep yang relatif abstrak, maka animasi terhadap konsep yang
abstrak akan dapat membantu memudahkan penyerapan fisika oleh pengguna.
Mengingat pentingnya pengertian suatu konsep dalam pembelajaran
fisika, maka animasi yang dapat menunjukkan gejala fisis perlu diutamakan
tanpa mengabaikan proses lainnya. Oleh sebab itu, media pembelajaran
berbasis multimedia yang ideal harus mampu berfungsi sebagai media
presentasi informasi dalam bentuk teks, grafik, simulasi, animasi, latihanlatihan,
analisis kuantitatif, dan umpan balik langsung.
Saat ini ada beberapa bahasa pemrograman dan program aplikasi yang
dapat diperguanakan untuk membuat program animasi seperti pemrograman
Pascal, C, C++, Fortran, Basic, Flash dan lain-lain.
Salah satu cabang ilmu fisika yang memerlukan visualisasi dalam
pembelajarannya adalah bab gerak, khususnya lagi bidang kinematika. Karena
dalam kinematika, gejala fisis yang ada sulit disimulasikan di laboratorium,
maka perlu divisualisasikan secara dinamis (animasi) agar lebih mudah
dipahami. Salah satu bidang kinematika yang dapat divisualisasikan secara
dinamis adalah kinematika gerak lurus.
fisika harus didukung oleh hasil-hasil eksperimen. Hasil eksperimen juga
digunakan untuk eksplorasi informasi-informasi yang diperlukan untuk
membentuk teori lebih lanjut (Sutrisno, 1993 dalam Mayub, 2005). Teori dan
eksperimen dalam fisika merupakan lingkaran yang tak berkesudahan. Pada
dasarnya fisika merupakan abstraksi terhadap berbagai sifat alam dalam wujud
konsep-konsep yang merupakan hamparan realitas. Kekhususan fisika
dibanding dengan ilmu lainnya adalah sifatnya yang kuantitatif, yaitu
penggunaan konsep-konsep dan hubungan antara konsep yang banyak
menggunakan perhitungan matematis.
Ketiga sifat ini, yaitu abstraksi, empiris dan matematis membuat
komputer banyak berperan dalam fisika untuk berbagai keperluan, karena
tidak semua konsep fisika dapat dieksperimenkan di laboratorium. Disamping
itu ada konsep fisika yang kurang efisien bila dilakukan analisis. Komputer
dapat membuat konsep-konsep yang abstrak menjadi konkret dengan
visualisasi statis maupun dengan visualisasi dinamis (animasi). Selain itu,
komputer dapat membuat suatu konsep lebih menarik sehingga menambah
motivasi untuk mempelajari dan memahaminya.
Kekuatan komputer sebagai sarana pengembangan fisika adalah
dimungkinkannya dibuat sistem multimedia yang interaktif, sehingga
pengguna dapat bersifat aktif. Pengguna aktif di sini diartikan adanya
mekanisme yang memungkinkan pengguna memegang inisiatif dalam
mempelajari fisika, bukan sekedar reaktif terhadap prompt yang diberikan
oleh komputer (Sutrisno, 1993 dalam Mayub, 2005). Komputer juga
memungkinkan adanya individualisasi dalam belajar fisika sehingga materi
ajar dan latihan dapat disusun sesuai dengan model perkembangan pengguna.
Dalam fisika ada dua gejala yang dapat divisualisasikan, yaitu (1) yang
berkaitan dengan gerak seperti mekanika, gelombang, gerak elektron dan
sebagainya; (2) yang tidak berkaitan dengan gerak seperti garis gaya listrik,
pola interferensi, difraksi, dan lain sebagainya.
Visualisasi yang berkaitan dengan gerak disebut animasi, sedangkan
yang tidak bergerak dinamakan visualisasi. Mengingat fisika merupakan
konsep-konsep yang relatif abstrak, maka animasi terhadap konsep yang
abstrak akan dapat membantu memudahkan penyerapan fisika oleh pengguna.
Mengingat pentingnya pengertian suatu konsep dalam pembelajaran
fisika, maka animasi yang dapat menunjukkan gejala fisis perlu diutamakan
tanpa mengabaikan proses lainnya. Oleh sebab itu, media pembelajaran
berbasis multimedia yang ideal harus mampu berfungsi sebagai media
presentasi informasi dalam bentuk teks, grafik, simulasi, animasi, latihanlatihan,
analisis kuantitatif, dan umpan balik langsung.
Saat ini ada beberapa bahasa pemrograman dan program aplikasi yang
dapat diperguanakan untuk membuat program animasi seperti pemrograman
Pascal, C, C++, Fortran, Basic, Flash dan lain-lain.
Salah satu cabang ilmu fisika yang memerlukan visualisasi dalam
pembelajarannya adalah bab gerak, khususnya lagi bidang kinematika. Karena
dalam kinematika, gejala fisis yang ada sulit disimulasikan di laboratorium,
maka perlu divisualisasikan secara dinamis (animasi) agar lebih mudah
dipahami. Salah satu bidang kinematika yang dapat divisualisasikan secara
dinamis adalah kinematika gerak lurus.
Senin, 22 April 2013
Kebudayaan dunia yang berpengaruh di Indonesia
Pengaruh kebudayaan dunia di Indonesia
|
P
|
ada
dasarnya suatu negara atau wilayah tidak terbentuk secara murni. Artinya, kebudayaan
bukan hanya merupakan hasil interaksi dalam masyarakat, namun juga telah
terpengaruh dan bercampur dengan unsur kebudayaan dari luar. Pengaruh budaya
asing terjadi pertama kali saat suatu bangsa berinteraksi dengan bangsa lain.
Misalnya, melalui perdagangan dan penjajahan. Dalam proses interaksi tersebut
terjadi saling memengaruhi unsur budaya antarbangsa. Pada awalnya, perhatian
para sarjana antropologi untuk memahami bagaimana unsur kebudayaan asing bisa
masuk ke Indonesia adalah melalui penelusuran sejarah mengenai kedatangan bangsa-bangsa
asing ke Indonesia yang bertujuan untuk melakukan kolonisasi. Pada masa
kolonial Belanda diterapkan sistem administrasi, seperti kelurahan, kawedanan,
desa, dan dusun yang sampai sekarang masihtetap berlaku.
Pengaruh budaya asing lainnya yang bersifat positif
adalah budaya bacatulis yang mulai diterapkan pada masyarakat di segala lapisan
sosial. Budaya asing tidak harus selalu diartikan budaya yang berasal dari
luarnegeri, seperti budaya barat. Namun, tidak bisa disangkal bahwa budaya barat
berupa makanan, mode, seni, dan iptek memang telah banyakmemengaruhi budaya
masyarakat di Indonesia. Pada abad ke- 20 dan ke-21,pengaruh budaya asing di
Indonesia dapat terlihat melalui terjadinya gejala globalisasi. Dalam proses
globalisasi terjadi penyebaran unsur-unsur budaya asing dengan cepat melalui
sarana teknologi,komunikasi, informasi, dan transportasi.
1. Faktor Sejarah
Indonesia terletak di antara dua benua, yaitu Benua
Asia dan Benua Australia serta dua samudra, Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
Karena letak geografis tersebut, Indonesia terletak di persimpangan jalan yang banyak
disinggahi orang-orang asing. Akibatnya, Indonesia banyak menerima pengaruh
unsur kebudayaan asing, seperti dari India, Cina, dan Eropa. Hubungan dengan
masyarakat luar tersebut menyebabkan bertambahnya keanekaragaman kebudayaan
Indonesia. Kebudayaan Indonesia terdiri atas unsur kebudayaan asli, yaitu
kebudayaan nenek moyang pada zaman prasejarah dan unsur kebudayaan dari luar,
seperti kebudayaan Hindu, Buddha, Islam, dan Kristen. Itulah sebabnya, kebudayaan
Indonesia banyak yang diwarnai budaya asing. Misalnya, dalam gaya hidup, cara
berpakaian, seni musik, dan seni tari.
Perpindahan unsur-unsur kebudayaan dapat terjadi tanpa
disertai adanya proses perpindahan kelompok manusia atau bangsabangsa dari satu
tempat ke tempat lainnya. Hal itu dapat terjadi dalam proses perdagangan ataupun
pelayaran, di mana para pedagang selain melakukan transaksi dagang, juga
memperkenalkan kebudayaan bangsa mereka. Demikian pula yang dilakukan para
penyebar agama. Agama Islam misalnya, masuk ke Indonesia dibawa oleh pedagang
dari Gujarat, Arab, dan Persia.
Proses penyebaran kebudayaan didominasi melalui jalur
perdagangan laut, maka dari itu penduduk di daerah pesisir memiliki kebudayaan
campuran. Pengaruh kebudayaan asing yang dibawa kaum pedagang ataupun pelaut banyak
memengaruhi pola kebudayaan masyarakat pribumi yang tinggal di daerah pesisir
atau di sekitar pelabuhan tempat mendaratnya pedagang asing. Pengaruh
kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam
bentuk sebagai berikut.
1. *Pengaruh Budaya Asing terhadap
Sistem Religi / Kepercayaan*
Bergesernya sistem religi yang berakar pada kepercayaan
tradisional menuju sistem religi yang berlandaskan ajaran agama, adalah
pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal. Bangsa Indonesia pada
awalnya menganut sistem kepercayaan kepada roh-roh leluhur maupun kekuatan gaib
yang diwariskan secara turun temurun. Namun, kini telah terkikis dengan adanya
ajaran agama yang menekankan kepada satu tujuan penyembahan yakni Tuhan Yang
Maha Esa. Meskipun demikian bukan berarti sistem religi tradisional yang
merupakan kebudayaan asli bangsa Indonesia telah punah. Hal ini tampak dalam bentuk
upacara adat tradisional yang telah mengalami penyesuaian dengan sistem religi
yang berdasarkan agama. Misal: upacara sedekah laut, upacara sekaten, dan
upacara yaqowiyu, merupakan bentuk-bentuk kebudayaan yang menggabungkan unsur
religi tradisional dengan agama
2. *Pengaruh Budaya Asing terhadap
Sistem Pengetahuan*
Setiap suku bangsa memiliki sistem pengetahuan yang
membentuk unsur kebudayaan lokal. Sebelum unsur pengetahuan kebudayaan asing
memengaruhi kebudayaan lokal, nenek
moyang kita telah mengenal pengetahuan tentang kemaritiman, gejala alam,
perubahan musim, berburu, bercocok tanam sampai kepada pengetahuan tentang
pengobatan tradisional. Masuknya kebudayaan asing dengan membawa bentuk sistem
pengetahuan yang lebih modern telah mengubah cara pandang masyarakat terhadap
keadaan alam sekitarnya. Pengetahuan tradisional yang cenderung berlandaskan
pada kemampuan intuitif yang irasional berubah ke pola pemikiran yang lebih rasional.
Misal: penemuan obatobatan tradisional merupakan bentuk pengembangan
pengetahuan tradisional terhadap khasiat tumbuhan yang dipadukan dengan
pengetahuan modern (ilmu farmasi), sehingga menghasilkan obat yang alami dan
bebas dari bahan kimia. Demikian halnya pengaruh kebudayaan asing di bidang
pengetahuan yang berkaitan dengan cara bercocok tanam, telah mengubah pola
kehidupan petani tradisional menjadi lebih produktif.
3. *Pengaruh Budaya Asing terhadap
Sistem Teknologi*
Teknologi merupakan salah satu unsur kebudayaan yang
berkaitan dengan peralatan yang dipergunakan manusia untuk mengubah keadaan
sekitarnya maupun keadaan dirinya demi terpenuhinya kebutuhan hidup.
Sistem
teknologi tradisional yang menjadi unsur kebudayaan lokal menyangkut tentang:
a.
alat-alat produksi;
b.
senjata;
c.
wadah;
d.
alat untuk menyalakan api;
e.
makanan dan minuman;
f.
pakaian dan perhiasan;
g.
tempat berlindung atau rumah;
h.
alat-alat transportasi.
Masuknya kebudayaan asing banyak memengaruhi teknologi
tradisional yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan manusia. Mekanisasi
dalam pertanian, telah menggeser peralatan tradisional dengan alat modern dalam
pengolahan tanah. Hal itu membawa dampak terhadap peningkatan produksi
pertanian.
4. *Pengaruh Budaya Asing terhadap
Sistem Kesenian*
Dari waktu ke waktu kesenian tradisional sebagai salah
satu unsur kebudayaan lokal mulai ditinggalkan oleh masyarakatnya terutama para
generasi muda. Masuknya kesenian mancanegara yang dirasa lebih menarik dan
mewakili jiwa muda, banyak menggeser ruang gerak kesenian tradisional. Salah
satu upaya untuk mempertahankan kesenian tradisional agar tetap lestari adalah
dengan memadukan unsur-unsur kebudayaan asing ke dalam kesenian tradisional
tersebut. Misal: kesenian musik campur sari, merupakan bentuk kesenian yang
memadukan unsur-unsur kesenian tradisional dengan unsur-unsur kesenian modern.
Pementasan seni pertunjukan tradisional, seperti: lenong dan wayang kulit,
banyak menyisipkan unsur-unsur kesenian modern untuk menarik penonton khususnya
kalangan anak muda.
Dengan adanya kemajuan teknologi, sekarang sudah banyak
anak-anak muda yang suka mencampurkan kebudayaan aseli Indonesia dengan budaya
asing.
5. *Pengaruh Budaya Asing terhadap
Bahasa*
Bahasa merupakan sistem perlambang dalam komunikasi.
Salah satu cirri suatu suku bangsa adalah memiliki bahasa daerah yang merupakan
bahasa komunikasi antar warga dalam kelompok suku bangsa yang bersangkutan. Pengaruh
kebudayaan asing terhadap perkembangan bahasa daerah sangatlah besar. Terutama
di daerah pesisir, di mana penduduknya banyak berinteraksi dengan suku bangsa
lain yang memiliki komposisi bahasa yang berbeda dengan komposisi bahasa
induknya.
Secara umum, pengaruh kebudayaan asing khususnya dalam
bahasa, bukan menghilangkan bahasa lokal, namun justru memperkaya kosa kata dalam
bahasa lokal tersebut. Banyak kata-kata dalam bahasa Indonesia yang berasal
dari kata-kata bahasa asing yang telah diserap menjadi kosakata bahasa
Indonesia.
Di jaman modern sekarang ini anak- anak muda sudah
mulai menciptakan suatu bahasa baru yang mereka sebut dengan bahasa Alay (anak
layangan). Bahasa apapun itu, saya tidak peduli.
6. *Pengaruh Budaya Asing dalam Era
Globalisasi*
Pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, Indonesia
telah memasuki era globalisasi. Kemajuan teknologi, komunikasi, informasi, dan
transportasi telah menyebabkan masuknya pengaruh budaya dari seluruh penjuru
dunia dengan cepat ke Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, globalisasi
adalah proses terbentuknya sistem organisasi dan system komunikasi antar
masyarakat di seluruh dunia. Tujuannya adalah untuk mengikuti sistem serta kaidah-kaidah yang sama. Pada era
globalisasi, peristiwa yang terjadi di suatu negara dapat diketahui dengan
cepat oleh negara lain melalui media massa, seperti televisi, radio, surat
kabar atau internet.
Pada masa ini, alat telekomunikasi modern sudah hampir
ditinggalkan, seperti kentongan dan alat-alat telekomunikasi tradisional, dan
sekarang beralih ke Hp, bahkan anak- anak dan orang lansia pun sekarang sudah
membawa Hp.
7. *Dampak / Pengaruh Positif bagi Kebudayaan Nasional*
Kebudayaan
asing menjadi baik bagi kebudayaan nasional ketika kebudayaan
asing
mampu memberi masukan kebudayaan yang sesuai dengan kepribadian
kebudayaan
nasional. Selain itu, kebudayaan nasional menjadi
menguntungkan
bagi kebudayaan nasional ketika mampu menyumbangkan nilai
lebih
bagi kebudayaan nasional. Kebudayaan asing menjadi berguna bagi
kebudayaan
nasional manakala kebudayaan asing tersebut diterima di dalam
insan
pelaku kebudayaan nasional. Salah satu contoh kebudayaan asing
yang
memberi masukan kebudayaan yang sesuai dengan kepribadian nasional
adalah
agama. Banyak agama yang masuk ke Indonesia sesuai dengan
kepribadian
bangsa, sehingga hampir seluruh agama yang masuk ke
Indonesia
dapat berkembang dengan baik. Sementara itu, salah satu contoh
kebudayaan
asing yang memberi
nilai
lebih bagi kebudayaan nasional adalah masuknya teknologi tinggi
bagi
Indonesia. Teknologi mampu membantu manusia pada segala bidang.
Nilai
lebih didapatkan karena teknologi asing mampu memberi bantuan bagi
keseharian
hidup manusia. Adapun salah satu contoh kebudayaan asing yang
berguna
bagi kebudayaan nasional adalah lemari es. Lemari es berguna
menampung,
mendinginkan, membekukan, dan mengawetkan sesuatu.
Senin, 14 Januari 2013
Tips Sehat Tanpa Mahal
"Berkumur dengan air
garam dapat menurunkan peradangan, menyembuhkan infeksi dan menguatkan gusi.
Ambil garam dapur 3,75 gram masukkan ke dalam 250 ml air minum hangat. Lalu
berkumurlah selama 1 menit sehari dua kali sehabis makan dan sebelum tidur"
Campuran
kencur dan sedikit jahe bisa mengobati batuk dan tenggorakan gatal. Caranya
parut kencur dan jahe kemudian ditambah air lalu diperas dan ambil sarinya,
tambahkan garam sedikit. "
"Makanlah tape
singkong yang benar-benar masak (sangat lembek) secara rutin 3 kali sehari.
Lakukan kebiasaan ini untuk mengobati ambeien/wasir walaupun gejala ambeien
sudah menghilang. Beberapa literatur menyebutkan bahwa tape dari bahan lain seperti tape ketan putih atau tape ketan hitam juga
bisa mengobati ambeien,bahkan ambeien yang sudah parah sekalipun. Konon ragi
yang terkandung pada tape bisa menyehatkan pencernaan dan saluran
pembuangan."
Salah
satu cara mengobati diabetes adalah dengan mengunakan kedelai hitam. Caranya 1
genggam biji kedelai hitam direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga
tinggal 1 gelas dan disaring untuk diambil airnya, diminum 1 kali sehari 1
gelas dan dilakukan secara rutin setiap hari. "
"Salah satu
pengobatan rumah yang paling efektif untuk bronkitis dan penyakit paru-paru
adalah penggunaan bubuk kunyit. Setengah sendok teh bubuk ini harus diberikan
dengan setengah gelas susu, dua atau tiga kali sehari. Akan memberikan hasil
terbaik bila diminum pada saat perut kosong."
"Dalam buah apel
kaya dengan mineral. Mineral yang bersemayam dalam buah apel salah satunya
adalah magnesium, kalsium, zinc, zat besi dan potasium. Mineral tersebut sangat
baik untuk kesehatan tulang. Di samping itu apel memiliki kandunganyag disebut phloridzin. Kandungan tersebut mempunyai
manfaat untuk melindungi wanita pasca-monopause dari masalah osteoporosis. Juga
dapat meningkatkan massa tulang. Kandungan lain dari apel adalah Boron, juga
berfungsi untuk memperkuat tulang."
Alternatif
lain untuk menghilangkan bekas cacar adalah dengan membuat ramuan kacang hijau.
Caranya cuci dan rendam kacang hijau hingga kacang tersebut
membengkak/membesar. Setelah itu ditumbuk hingga halus lalu diusapkan pada
bekas cacar."
"Banyak orang bilang
makan nasi di malam hari akan membuat Anda gemuk. Faktanya, makanan karbohidrat
tinggi yang dicerna untuk membentuk glukosa termasuk beras atau gandum. Makanan
ini harus dimakan pada malam hari, sehingga setelah mereka dicerna glukosa yang
diserap ke dalam darah akan lebih mudah diubah menjadi energi. Makanan ini
tidak boleh dikonsumsi pada siang hari, karena glukosa lebih mudah mengonversi
menjadi lemak."
Rajin mengkonsumsi kacang
hijau, baik itu yang direbus atau yang sudah dibuat bubur kacang hijau dapat
memeperlancar ASI bagi ibu yang lagi menyusui dan memperkuat jaringan akar
rambut sehingga rambut tidak mudah rontok. Makanan ini mengandung vitamin B1,
protein, fosfor, tiamin, mangan, kalium, magnesium, asam folat. Selain mampu
memproduksi banyak ASI, kacang hijau dapat mencukupi kebutuhan protein dan
energi."
Kenapa
kita dianjurkan minum minimal 8gelas perhari? Menurut Dokter Terawan Agus
Putranto, ahli radiologi intervensi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD)
Gatot Subroto Jakarta, faktor dehidrasi jauh lebih jahat ketimbang kolesterol
dan lemak di dalam darah yang biasanya menjadi
memicu stroke. Saat terjadi dehidrasi, aliran darah yang masuk dan keluar di
otak tak seimbang. Pembuluh darah balik dari otak menuju serambi jantung
mengalami kolaps atau kempot karena kekurangan cairan. Dalam jangka panjang,
kolaps melambatkan aliran darah sehingga dapat memicu stroke."
Salah satu cara agar
berat badan seimbang yaitu JANGAN mengurangi frekuensi makan anda menjadi 2x
sehari atau malah hanya 1 kali saja, karena frekuensi makan yang tidak teratur
atau kurang justru akan memperlambat metabolisme, bahkan bisa jadi penyakit
maag akan menyerang Anda. Tetaplah makan dengan frekuensi minimal 3x sehari,
yang perlu dikurangi adalah porsinya saja . Dan ingat, makanlah dengan menu
seimbang.
Kunyit merupakan anti
infeksi alami yang mampu merawat luka hingga kering dan sembuh. Bila gatal
-gatal akibat ulat bulu muncul, cuci bersih kunyit dan parut bersama dengan
kulitnya. Balurkan di tempat yang bentol dan gatal. Nyeri dan rasa panas akibat
ulat bulu cenderung akan berkurang dan hilang.
"Cuaca dingin,
alergi debu merupaka faktor yang sering terjadi dan sebagai pemicu terjadinya
serangan asma. Asma kerap kali menyerang disebabkan karena tenjadinya
penyempitan pada saluran pernafasan. Buah anggur merupakan solusi terbaik untuk mengatasi masalah asma atau sesak nafas, mengapa
demikian ? sebab anggur mempunyai kekuatan assimilatory yang berfungsi
meningkatkan kadar air dalam paru-paru sehingga saluran pernafasan bisa kembali
normal.
"Pisang yang
dicampur susu cair (atau dimasukkan dalam segelas susu cair)dapat dihidangkan
sebagai obat dalam kasus penyakit usus. Juga dapat direkomendasikan untuk
pasien sakit perut dan cholik untuk menetralkan keasaman lambung."
"Tomat kaya akan
lycopene yang bersifat antioksidan. Kadar lycopene dalam tomat bahkan dapat
meningkat hingga empat kali ketika dipanggang atau dipanaskan. Antioksidan
inilah yang membantu melawan radikal bebas sehingga membuat anda lebih sehat
dan tidak mudah sakit."
Selain untuk menghitamkan
rambut kemiri juga bisa untuk mengatasi rambut rontok. Caranya:Tumbuk halus 5
biji kemiri ,tambahkan air secukupnya kemudian dimasak sambil diaduk-aduk
sampai mengeluarkan minyak.Minyak kemiri tersebut dioleskan pada kulit kepala
sambil dipijat dengan lembut.gunakan minyak kemiri minimal tiga kali seminggu.
"Pisang juga
mempunyai peranan dalam penurunan berat badan dengan berdiet 4 (empat) buah
pisang dan 4 (empat) gelas susu non fat atau susu cair per hari sedikitnya 3
hari dalam seminggu, jumlah kalori hanya 1250 dan menu tersebut cukup
menyehatkan. Selain itu, diet tersebut membuat kulit wajah tidak berminyak dan
bersih. "
" Bagi yang punya
kulit/tumit kasar/pecah-pecah cukup gosokkan kulit pisang emas bagian dalam
pada telapak tangan dan kaki yang kasar/pecah2 agar lebih halus."
Mendengarkan
musik dengan menggunakan earphone apalagi dengan volume yang terlalu keras bisa
menyebabkan gangguan pada organ pendengaran. Paparan kebisingan di atas 100 dB
selama lebih dari 1 jam setiap hari dalam waktu lima tahun dapat menyebabkan seseorang
untuk menderita kehilangan pendengaran secara permanen."
Apel mengandung
anti-oksidan yang disebut quercetin yang akan melindungi paru-paru dari polusi.
Bagi anda yang perokok, kurangi merokok dan perbanyak konsumsi apel."
Merendam kaki dalam air
hangat dicampur dengan garam Epsom (garam wangi) atau dengan minyak
aromaterapi. Ini akan mengurangi kekakuan / sakit di telapak kaki, dan membuat
tubuh lebih rileks. Dan dilanjutkan dengan mengoleskan krim pelembab pada kaki.
Hal ini menghindari kaki menjadi terlalu kering akan menyebabkan kulit rusak di
telapak kaki dan akhirnya membuat sakit kaki."
Rabu, 03 Oktober 2012
sejarah terbentuknya muka bumi, struktur muka bumi, dan sejarah perkembangan muka bumi
BAB I
PEMBAHASAN
1.1 Sejarah Terbentuknya Muka Bumi.
Kira-kira 250 juta tahun yang lalu
sebagian besar kerak benua di Bumi merupakan satu massa daratan yang dikenal
sebagai Pangea. Kemudian, kira-kira dua ratus juta tahun yang lalu selama
Periode Trias, Pangea terpecah menjadi dua benua besar yaitu Laurasia, yang
sekarang terdiri dari Amerika Utara, Eropa, sebagian Asia Tengah dan Asia
Timur; dan Gondwana yang terdiri dari Amenka Selatan, Afrika India, Australia
dan bagian Asia lainnya. Bagian-bagian dan dua benua besar ini kemudian
terpecah-pecah, hanyut dan bertubrukan dengan bagian lain.
Interpretasi yang terbaru didasar
kan pada distribusi berbagai pecahan yang disebut "terranes", yang
memiliki sejarah geologi yang berlainan. Untuk menentukan letak Jawa dan Bali
dengan tepat pada peta Pangea hampir mustahil. Pertama, karena penanggalan
terhadap batuan sangat sedikit. Kedua karena mungkin bentuk jawa tidak ada
sebelum Kala Miosen, dan Bali barangkali baru muncul di atas permukaan laut
kira-kira tiga juta tahun yang lalu.
Kira-kira 250 km ke arah selatan
jawa dan Bali adalah Palung jawa yang sangat dalam. Di bagian selatan palung
ini merupakan bagian dan suatu dangkalan yang dikenal sebagai Dangkalan
Indo-Australia, yang terbentuk di bagian dalam samudera di sebelah selatan
India dan Australia, dan membentuk pecahan antara Antartika dan Australia.
Pergerakan dangkalan ini ke arah utara terus
berlangsung sampai sekarang dengan laju 6 cm/tahun. Pergerakan ini mendesak
Dangkalan Sunda dimana Asia Tenggara berada, dan selama berjuta-juta tahun daya
yang dihasilkan oleh gerakan ini melipat lapisan-lapisan sedimen tua membentuk
deretan pegunungan.
Dangkalan Indo-Australia masuk ke
bawah Dangkalan Sunda di sepanjang Palung Jawa, dan selip mendadak yang
kadang-kadang terjadi akibat gesekan antara dua dangkalan ini menimbulkan gempa
bumi, sedangkan panas yang dihasilkan dari gesekan dua dangkalan ini membentuk
kantung-kantung batuan yang mencair di bawah tekanan tinggi. Kantung-kantung
ini dapat bocor ke permukaan dan membentuk gunung berapi.
Walaupun batuan vulkanik cukup dominan, daerah
sedimentasi juga cukup luas. Luas utama bagian utara dan selatan sedimen
moderen yang berasal dari erosi gunung-gunung baru mengendap di atas sedimen
tua yang terangkat ke atas karena gerakan yang dahsyat di bawah batuan yang
meleleh.
Namun tidak semua batuan sedimen
merupakan hasil erosi, karena terdapat daerah batu kapur yang berasal dari
suatu masa ketika organisme pembentuk terumbu karang tumbuh subur yang kemudian
terangkat ke atas. Misalnya daerah perbukitan kapur di Padalarang Bandung.
Seluruh dataran aluvial di bagian utara Jawa sudah
terbentuk dalam waktu 8.000 tahun terakhir, yaitu ketika permukaan laut turun
5-6 m. Dataran ini terbentuk, sebagian karena kipas-kipas aluvial dari limpahan
gunung berapi dan sebagian karena dataran pasca-Pliosen yang terangkat ke atas.
Proses-proses ini terus berlang- sung sampai sekarang.
Bumi adalah planet tempat
tinggal seluruh makhluk hidup beserta isinya. Sebagai tempat tinggal makhluk
hidup, bumi tersusun atas beberapa lapisan bumi, bahan-bahan material pembentuk
bumi, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Bentuk permukaan
bumi berbeda-beda, mulai dari daratan, lautan, pegunungan, perbukitan, danau,
lembah, dan sebagainya. Bumi sebagai salah satu planet yang termasuk dalam
sistem tata surya di alam semesta ini tidak diam seperti apa yang kita
perkirakan selama ini, melainkan bumi melakukan perputaran pada porosnya
(rotasi) dan bergerak mengelilingi matahari (revolusi) sebagai pusat sistem
tata surya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya siang malam dan pasang surut
air laut. Oleh karena itu, proses terbentuknya bumi tidak terlepas dari proses
terbentuknya tata surya kita.
Bagaimana Bumi ini terbentuk
secara pasti masih merupakan perdebatan dimana banyak pendapat yang dikemukakan
oleh para ahli dengan alasan yang berbeda-beda pula. Berikut ini beberapa teori
mengenai pembentukan bumi yang umum dikenal.
1. Teori Kant – Laplace
2. Teori Planetesimal
3. Teori Bintang Kembar
Teori ini dikemukakan oleh
seorang ahli Astronomi R.A
Lyttleton. Menurut teori ini, galaksi berasal dari kombinasi bintang
kembar. Salah satu bintang meledak sehingga banyak material yang terlempar.
Karena bintang yang tidak meledak mempunyai gaya gravitasi yang masih kuat,
maka sebaran pecahan ledakan bintang tersebut mengelilingi bintang yang tidak
meledak. Bintang yang tidak meledak itu adalah matahari, sedangkan pecahan bintang
yang lain adalah planet-planet yang mengelilinginya.
4. Teori Pasang Surut Gas (Tidal)
Dalam lidah yang panas ini
terjadi perapatan gas-gas dan akhirnya kolom-kolom ini akan pecah, lalu
berpisah menjadi benda-benda tersendiri, yaitu planet-planet. Bintang besar
yang menyebabkan penarikan pada bagian-bagian tubuh matahari tadi, melanjutkan
perjalanan di jagat raya, sehingga lambat laun akan hilang pengaruhnya
terhadap-planet yang berbentuk tadi. Planet-planet itu akan berputar
mengelilingi matahari dan mengalami proses pendinginan. Proses pendinginan ini
berjalan dengan lambat pada planet-planet besar, seperti Yupiter dan Saturnus,
sedangkan pada planet-planet kecil seperti Bumi kita, pendinginan berjalan
relatif lebih cepat.
Sementara pendinginan
berlangsung, planet-planet itu masih mengelilingi matahari pada orbit berbentuk
elips, sehingga besar kemungkinan pada suatu ketika meraka akan mendekati
matahari dalam jarak yang pendek. Akibat kekuatan penarikan matahari, maka akan
terjadi pasang surut pada tubuh-tubuh planet yang baru lahir itu. Matahari akan
menarik kolom-kolom materi dari planet-planet, sehingga lahirlah bulan-bulan
(satelit-satelit) yang berputar mengelilingi planet-planet. Peranan yang
dipegang matahari dalam membentuk bulan-bulan ini pada prinsipnya sama dengan
peranan bintang besar dalam membentuk planet-planet, seperti telah dibicarakan
di atas.
5. Teori Big Bang
Dalam perkembangannya, planet
bumi terus mengalami proses secara bertahap hingga terbentuk seperti sekarang
ini. Ada tiga tahap dalam proses pembentukan bumi, yaitu:
1. Awalnya, bumi masih merupakan
planet homogen dan belum mengalami perlapisan atau perbedaan unsur.
2. Pembentukan perlapisan
struktur bumi yang diawali dengan terjadinya diferensiasi. Material besi yang
berat jenisnya lebih besar akan tenggelam, sedangkan yang berat jenisnya lebih
ringan akan bergerak ke permukaan.
3. Bumi terbagi menjadi lima
lapisan, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, dan kerak bumi
Masih banyak teori-teori yang
lainnya yang dikemukakan oleh para ahli seperti:
Teori Buffon dari ahli ilmu
alam Perancis George
Louis Leelere Comte de Buffon. Beliau mengemukakan bahwa dahulu kala
terjadi tumbukan antara matahari dengan sebuah komet yang menyebabkan sebagian
massa matahari terpental ke luar. Massa yang terpental ini menjadi planet.
Teori Weizsaecker dimana pada
tahun 1940, C.Von Weizsaecker,
seorang ahli astronomi Jerman mengemukakan tata surya pada mulanya terdiri atas
matahari yang dikelilingi oleh massa kabut gas. Sebagian besar massa kabut gas
ini terdiri atas unsur ringan, yaitu hidrogen dan helium. Karena panas matahari
yang sangat tinggi, maka unsur ringan tersebut menguap ke angkasa tata surya,
sedangkan unsur yang lebih berat tertinggal dan menggumpal. Gumpalan ini akan
menarik unsur – unsur lain yang ada di angkasa tata surya dan selanjutnya
berevolusi membentuk palnet – planet, termasuk bumi.
Teroti Kuiper dikemukakan
oleh Gerald P.Kuiper
mengemukakan bahwa pada mulanya ada nebula besar berbentuk piringan cakram. Pusat
piringan adalah protomatahari, sedangkan massa gas yang berputar mengelilingi
promatahari adalah protoplanet. Dalam teorinya, beliau juga memasukkan unsur –
unsur ringan, yaitu hidrogen dan helium. Pusat piringan yang merupakan
protomatahari menjadi sangat panas, sedangkan protoplanet menjadi dingin. Unsur
ringan tersebut menguap dan malia menggumpal menjadi planet – planet.
Teori Whipple oleh seorang
ahli astronom Amerika Fred L.Whipple,
mengemukakan pada mulanya tata surya terdiri dari gas dan kabut debu kosmis
yang berotasi membentuk semacam piringan. Debu dan gas yang berotasi
menyebabkan terjadinya pemekatan massa dan akhirnya menggumpal menjadi padat,
sedangkan kabutnya hilang menguap ke angkasa. Gumpalan yang padat saling
bertabrakan dan kemudian membentuk planet – planet.
Secara umum yang paling populer
sampai sekarang adalah Teori Big Bang dan banyak diikuti oleh para ilmuwan
walaupun terkadang masih terdapat beberapa perbedaan.
1.2 Struktur Muka Bumi.
Bumi adalah salah satu planet dalam susunan tata surya galaksi Bima Sakti,
dimana di planet bumi lah semua makhluk hidup tinggal dan berkembangbiak,
termasuk juga manusia di dalamnya.
Sebagai planet yang memiliki kehidupan di dalamnya, bumi terdiri atas
beberapa struktur yang memungkinkan untuk dijadikan tempat tinggal. Di antara macam-macam struktur bumi di antaranya
adalah terdiri dari banyak jenis material seperti berbagai jenis batuan, tanah,
serta air yang kesemuanya membentuk planet bumi yang sekarang ini kita diami.
Secara garis besar, lapisan bumi terdiri atas beberapa bagian, yaitu:
Secara garis besar, lapisan bumi terdiri atas beberapa bagian, yaitu:
- Inti bumi dalam, atau sering disebut juga dengan istilah pusat bumi. Lapisan ini
terdiri dari materi-materi logam dan nikel yang berbentuk bola dengan
tekstur padat. Suhu di dalam lapisan ini mencapai 4800 derajat celcius
dengan ketebalan 1.200 km.
- Inti bumi luar, pada
lapisan inti bumi bagian luar materi-materinya terdiri dari nikel dan besi
cair serta oksigen. Suhu pada lapisan ini mencapai 3900 derajat celcius
dengan ketebalan 2.255 km.
- Mantel bumi, lapisan
ini sering disebut juga dengan istilah selimut bumi. Terdiri atas
materi-materi magma kental yang memiliki suhu sekitar 1.400-2.500 derajat
celcius dengan ketebalan 2.900 km.
- Kerak Bumi, sering
juga disebut dengan istilah lapisan litosfer. Lapisan ini memiliki
ketebalan sekitar 15-60 km. Kerak bumi sendiri dibagi menjadi dua macam
yaitu kerak samudera dan kerak benua.
Gambar 1.2 Struktur Muka Bumi
Jika kalian mencari gambar struktur bumi dan penjelasannya, gambar di atas
merpakan lapisan-lapisan penyusun kerak bumi. Berdasarkan materi-materi
penyusunnya, kerak bumi masih dikelompokkan menjadi beberapa lapisan yaitu:
- Lapisan atas, pada lapisan ini merupakan tempat dimana makhluk hidup
berkembangbiak. Lapisan atas terdiri atas pelapukan batuan dan sisa-sisa
makhluk hidup yang sudah mati. Lapisan ini disebut sebagai tanah humus.
- Lapisan tengah, lapisan ini merupakan lapisan yang sedikit gersang dan
terdiri atas air serta pelapukan batuan. Lapisan tengah disebut dengan
nama lapisan tanah liat.
- Lapisan bawah, lapisan bawah merupakan lapisan batuan yang masih belum
sempurna pembentukannya.
- Lapisan batuan induk, pada lapisan ini terdapat bebatuan padat sebagai
penyusunnya.
Untuk saat ini pambahasan mengenai struktur bumi cukup sampai disini. Di lain kesempatan kita akan membahas materi tentang struktur bumi yaitu pada bagian tanah serta lapisan atmosfer bumi.
1.3
1.4 Sejarah Perkembangan Muka Bumi.
Bumi mulai
terbentuk dari 4.600.000.000 tahun yang lalu dan mengalami beberapa
perkembangan sampai terbentuk seperti saat ini. Pada awal terbentuknya, bumi
masih berupa bola api yang mengalami akumulasi panas akibat kontraksi
gravitasi, peluruhan radioaktif dan hujan meteorit. Masa itu disebut masa Arkeozoikum yang berakhir
sampai pada sekitar 2.500.000.000 tahun yang lalu. Selanjutnya, inti bumi yang
merupakan cairan besi dan nikel memisahkan diri dari mantel bumi. Penguapan gas
besar-besaran dari dalam bumi bersama-sama dengan hidrogen dan helium membentuk
atmosfer primitif yang kemudian menyebabkan proses pendinginan bagian bumi
secara berangsur-angsur membentuk kerak bumi.
Masa
Arkeozoikum merupakan awal pembentukan batuan kerak bumi yang berkembang menjadi
protokinten. Batuan masa ini ditemukan di bagian dunia yang lazim disebut kraton atau perisai dunia.
Batuan yang tertua pada masa ini tercatat pada umur 3.800.000.000 tahun yang
lalu. Pada masa ini pula tercatat sebagai awal munculnya kehidupan primitif di
dalam samudera berupa ganggang dan bakteri (mikroorganisme). Hal itu dibuktikan
dengan ditemukan fosil Cyanobacteria dan Stromatin yang berusia 3.500.000.000
tahun. Pada masa
Protozoikum (2,5 milyar – 590 juta tahun yang lalu) mulai terjadi
perkembangan hidrosfer dan atmosfer serta dimulainya kehidupan yang lebih
kompleks. Sebelumnya dari hewan uniseluler menjadi multiseluler (eukariotik,prokariotik).
Masa Arkeozoikum dan masa Protozoikum dikenal sebagai masa Prakambrium.
|
Gambar 1.3 Sejarah Perkembangan Muka Bumi
|
Masa Palaeozoikum dibagi menjadi
6 zaman, yaitu sebagai berikut.
a. Zaman Kambrium (590 juta –
500 juta tahun yang lalu)
Pada zaman
ini, bumi masih berbentuk lautan yang luas dengan daratan yang disebut Gondwana. Gondwana
ini yang merupakan cikal bakal pulau atau negara India, Afrika, sebagian Asia,
Australia, Antartika, dan lainnya.
b. Zaman Ordovisium (500 juta –
440 juta tahun yang lalu)
Pada zaman
ini, daratan Gondwana masih menutupi celah-celah samudera. Meluapnya samudera
dan terjadinya zaman es adalah sebagian peristiwa yang terjadi pada masa ini.
c. Zaman Selur (440 juta – 410
juta tahun yang lalu)
Pada zaman
ini terjadi pembentukan kereta pegunungan yang melintasi daerah-daerah yang
sekarang kita kenal sebagai daerah Skandinavia, Skotlandia, dan pantai Amerika
Utara.
d. Zaman Devon (410 juta – 360
juta tahun yang lalu)
Pada zaman
ini terjadi penyurutan samudera hingga menyebabkan benua raksasa Gondwana,
daerah Eropa Timur, dan Greenland terjadi pada masa ini.
e. Zaman Karbon Kwali (360 juta
– 260 juta tahun yang lalu)
Pada zaman
ini mulai terjadi penyatuan benua dan membentuk daratan (pangea) yang
iklim daerahnya tergantung kepada letak geografis dan astronomis masing-masing.
f. Zaman Perm (260 juta – 250
juta tahun yang lalu)
Pada zaman
ini, Benua Pangea bergabung bersama membentuk daratan. Air mulai menyurut
karena terjadi pembekuan di daerah Antartika dan Afrika
yang menyebabkan terjadinya
iklim kering gurun pasir di daerah utara.
Masa Mesozoikum terbagi pula
menjadi 3 zaman, yaitu sebagai berikut.
a. Zaman Trias (250 juta – 210
juta tahun yang lalu)
Pada zaman
ini, Benua Pangea bergerak ke arah utara dan daerah gurun terbentuk. Lembaran
es di daerah selatan mulai mencair dan celah-celah
antara benua mulai terbentuk di Pangea.
b. Zaman Jura (210 juta -140
juta tahun yang lalu)
Pada zaman
ini, Benua Pangea terpecah, yaitu daratan yang sekarang dikenal sebagai Amerika
Utara memisahkan diri dari daratan yang dikenal sekarang sebagai Afrika. Selain
itu, daratan yang sekarang dikenal sebagai Amerika Selatan memisahkan diri dari
daratan yang sekarang lebih dikenal sebagai Antartika dan Australia.
c. Zaman Kapur (140 juta – 65
juta tahun yang lalu)
Sebuah pulau
yang sekarang dikenal sebagai negara India terlepas dari Afrika daratan
utamanya, menuju daerah Asia dan terbentuklah iklim sedang di daerah India.
Masa Kenozoikum terbagi menjadi
6 zaman, yaitu sebagai berikut.
a. Kala Paleosen (67 juta – 56,7
juta tahun yang lalu)
Kala Paleosen
merupakan awal munculnya hewan pemakan rumput, primata, burung, dan sebagian
reptil. Kala Paleosen ditandai dengan kegiatan magma secara intensif, busur
lava yang besar, dan hujan meteorit. Kegiatan magma yang menghasilkan aliran
lava yang sangat luas dan rempah gunung api menyebabkan hujan asam serta
terhalangnya sinar matahari. Hujan meteorit menyebabkan badai angin, Tsunami,
serta kebakaran hutan yang sangat luas.
b. Kala Eosen (56,7 juta – 35,5
juta tahun yang lalu)
Pecahnya
Benua Pangea berakhir dan perputaran antara benua yang satu dengan yang lainnya
dimulai. Daerah Afrika menabrak daerah Eropa dan daerah India masih bergerak
menuju daerah Asia, mengangkat Pegunungan Alpen dan Pegunungan Himalaya.
Tekanan antara benua membentuk cekungan samudera melebar dan menyebabkan
permukaan air laut merendah.
c. Kala Oligosen (35,5 juta – 24
juta tahun yang lalu)
Daratan
bertambah luas, sedangkan laut menyempit, pergerakan kerak benua terjadi secara
luas di daerah Amerika dan Eropa. Pegunungan Alpen di Eropa mulai terbentuk
pada kala Oligosen ini. Karena iklim yang lebih dingin terjadi di berbagai
bagian dunia, maka hutan mulai berkurang, sedangkan padang rumput meluas. Hal
itu menyebabkan hewan pemakan rumput tumbuh secara pesat.
d. Kala Miosen (24 juta – 5 juta
tahun yang lalu)
Pada kala ini
padang rumput semakin luas, sementara hutan semakin berkurang.
e. Kala Pliosen (5 juta – 1,8
juta tahun yang lalu)
Sejumlah
besar tumbuhan habis karena cuaca yang semakin dingin.
f. Kala Plestosen (1,8 juta –
0,01 juta tahun yang lalu)
Kala
Plestosen lebih dikenal sebagai zaman es, karena pada masa ini terjadi beberapa kali glasisasi.
Lima glasisasi terbesar terjadi pada 1,6 juta, 900.000, 600.000, 200.000, dan
25.000 tahun yang lalu. Pada kala Plestosen terjadi zaman es. Pada zaman es
(zaman glasial) ini sebagian besar daerah Eropa, Amerika bagian utara, dan Asia
bagian utara ditutupi oleh es, begitu pula Pegunungan Alpen, Himalaya, dan
Cherpathia. Di antara zaman-zaman es ini terdapat zaman interglasial, yaitu
iklim bumi benar-benar lebih hangat.
BAB II
PENUTUP
2.1 Kesimpulan
Dari
materi diatas, dapat disimpulkan bahwa sejarah terbentuknya bumi karena adanya
kehendak dari Yang Maha Kuasa.
Pertama
daratan dibumi adalah satu, akan tetapi karena beberapa faktor sedikit demi
sedikit daratan itu pecanh atau membelah, dan menjadi seperti sekarang.
Dari
materi struktur bumi dapat disimpulkan bahwa, bumi kita ini sama seperti kulit
kita yang terdiri dari beberapa lapisan, yaitu; Inti Bumi, Inti Bumi dalam,
Mantel Bumi, Kerak Bumi.
Dari
materi perkrmbangan Muka Bumi dapat disimpulkan bahwa, setiap saat bumi kita
ini mengalami perubahan, walaupun kita tidak menyadarinya.
2.2 Saran.
Maafkan
jika ada salah penulisan pangkat, gelar, ataupun penggunaan tanda baca. Maklum
namanya juga manusia, manusia tidak ada yang sempurna.
TERIMAKASIH
Langganan:
Postingan (Atom)